Android P 9.0 akan dirilis tahun ini !

Reading Time: 1 minute

Tidak terasa Android sekarang sudah versi 9.0. Sejak versi 8.0 (Oreo) diperkenalkan pada Google IO pada Mei 2017 lalu, begitu banyak antusias para developer-developer ingin mencoba fitur-fitur terbaru pada saat peluncuran Android 8.0 (Oreo).

Pada tahun ini, Google berencana untuk merilis versi anyar Android yaitu Android 9.0. Seperti rumor-rumor beredar, Android 9.0 belum memiliki sebutan nama yang pasti, masih samar-samar. Telebih dahulu, Google selalu memberikan nama Android seperti nama-nama makanan/cemilan yang manis mulai dari Cupcake hingga Oreo.

Dari berbagai sumber mengatakan, terdapat beberapa seleksi nama-nama cemilan yang manis dengan berawalan huruf P. Disini saya memberikan kesempatan kepada netizen yang terhormat untuk mengikuti Polling nama yang cocok untuk sang Android 9.0. Polling bisa anda ikuti dibawah ini ;

Android 9.0 tahun ini akan dirilis oleh Google. Sampai saat in belum ada nama panggilan untuk sang Robot Ijo tersebut. Disini saya membuka polling untuk para netizen dengan memprediksi nama yang cocok untuk Android 9.0 pada tahun ini, silakan polling pilihan dibawah berikut ini.

 

Jargon untuk Cemilan :

Coming Soon at Monday

Tips : Memasang Banner Login pada Terminal di macOS

Reading Time: 2 minutes

MOTD adalah sebuah singkatan dari Message Of The Day dimana sering kita jumpai pada mode Console dibeberapa Platform seperti game Counter Strike atau game lainnya yang mendukung dengan Console. MOTD biasanya berisikan tentang banner-banner menarik nan unik, ada juga berisikan Disclaimer pada suatu Console.

Pada tips kali ini saya akan men-share cara mengganti MOTD di macOS yang biasa kita kenal dengan aplikasi Terminal.

Aplikasi Terminal sendiri sebenarnya sudah ada MOTD. Namun MOTD tersebut hanyalah menandakan terakhir kita login. Disini saya akan memberikan cara untuk kustomisasi MOTD pada Terminal anda. Ikuti langkah berikut ini :

    1. Buka Finder, lalu masuk ke Applicatons > Utilites
    2. Buka aplikasi Terminal.app
    3. Ikuti perintah dibawah ini :
      sudo nano /etc/motd

    4. Masukan password login macOS anda.
    5. Setelah masukan password, pada terminal anda muncul gambar seperti dibawah ini :
      Terminal Nano
    6. Masuk situs ke http://patorjk.com/software/taag/#p=display&f=Graffiti&t=Ketik%20Disini
    7. Ketik teks dan rubah model teks sesuai keinginan anda.
    8. Setelah berhasil dipilih, copy teks tersebut lalu paste pada jendela Terminal.
    9. Setelah selesai, gunakan shortcut keyboard Ctrl + X lalu tekan Y dan tekan Enter sekali lagi untuk menreplace file.
    10. Tutup jendela terminal anda dengan menekan tombol shortcut CMD + W, lalu jalan kan kembali dengan menekan CMD + N
    11. Viola ! Banner anda sudah ada di Terminal app.

Tips : Mencegah Staingate / Coating pada Layar Retina Macbook

Reading Time: 3 minutes

Beberapa waktu lalu Macbook Pro Retina Early 2015 saya mati total. Kaget bukan main, pastinya. Saya pun panik, lalu saya sadar sebelum mati total, Macbook saya dalam tahap kalibrasi.

Biasanya saya melakukan kalibrasi pada Macbook secara berkala dengan frekuensi terkadang 1 bulan, terkadang 2 bulan sekali. Namun karena kalibrasi Macbook itu memakan waktu yang lama, akhirnya saya memutuskan untuk memaksa kinerja macbook hingga 100% dengan meng-compile pekerjaan melalui aplikasi XCode. Alhasil macbook tersebut mati dalam keadaan deep sleep. Setelah deep sleep saya tinggalkan selama 8 jam lebih agar baterai nya benar-benar habis.

Setelah selesai kalibrasi selesai, saya tancapkan Magsafe 2 ke Macbook saya lalu menyalakan kembali untuk kembali bekerja. Belum sampai 30 menit, tiba-tiba macbook saya mati total. Memang aneh sih, saya pun tidak menjalankan program yang berat tiba-tiba macbook mati. Saya sempat mengindikasikan bahwa macbook saya ketika wake dari kondisi deep sleep, macbook saya panas sekali hingga akhirnya mati total.

Saya menyerah dan putus asa akan hal ini, lalu saya membawanya ke Jaya Mac Computer. Kebetulan pemilik Jaya Mac Komputer adalah Bapak Rusli yang notabene adalah kawannya kawan saya yang berada di Batam waktu lalu.

Bapak Rusli mengatakan Macbook saya banyak Staingate ? Wait Staingate ? Apa itu ? Staingatemerupakan  penyakit bawaan LCD Retina segala jenis Macbook Retina. Menurut Bapak Rusli, staingate bisa terjadi dikarenakan pada saat menutup lid (menutup macbook) dalam kondisi yang masih panas. Pada saat kita menutup lid macbook, secara bersamaan macbook mengeluarkan panas dari keyboard. Keyboard macbook memang didesign untuk mengeluarkan sedikit panas (tapi tidak banyak seperti exhaust pada fan macbook) bila dimatikan.

Ketika terjadinya panas dalam kondisi mati, maka terjadilah pembakar pada layar LCD Retina dan sudah pasti menimbulkan Staingate pada layar Retina Macbook.

Lalu bagaimana cara menghilangkannya? Sampai saat ini belum ada cara menghilangkan Staingate kecuali mengklaim ke AASP (Apple Authorized Service Provider) untuk mengganti layar yang terkena Staingate.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, sebuah pepatah tepat untuk kasus Staingate ini. Berikut saya share cara mencegah Staingate.

  1. Pastikan  pada saat mematikan Macbook Retina anda tidak langsung menutup lid LCD Macbook anda.
  2. Diamkan selama kira-kira 10-15 menit dan secara berkala mengukur suhu panas yang keluar dari keyboard dengan tangan anda (bukan termometer ya :P).
  3. Jika dirasakan sudah tidak ada suhu panasnya lagi didalam keyboard macbook, anda dapat menutup lid layar.
  4. Pastikan layar selalu bersih untuk mencegah Staingate datang dari debu.
  5. Untuk membersihkan layar, pastikan anda tidak menggunakan cairan ataupun spray untuk pembersih kaca, cukup gunakan lap dengan bahan microfiber.
  6. Gunakan screen protector (bila perlu) untuk mencegah Staingate yang berasal dari debu.

Adapun beberapa kasus Staingate seperti berikut :

Staingate (sumber 9tomac.com)
Staingate (sumber Group Facebook)
Staingate (sumber Group Facebook)

Demikian tips dari saya untuk pencegahan Staingate pada Macbook Retina anda. Semoga bermanfaat.

Cara Kontrol TV (Nyakan dan Matikan) dengan Google Chromecast 2

Reading Time: 2 minutes

Dear, Netter yang budiman.

Mungkin dari anda pernah tau yang namanya Chromecast? Ya benar, Chromecast 2 merupakan sebuah devices, dimana devices tersebut bekerja sebagai jembatan streaming dan bisa digunakan bagi TV yang Non-Smart TV. Sejak Google Chromecast petama mendapatkan antusias pada tahun 2013, Google membuat second-generation-nya yaitu Google Chromecast 2.

Jika anda menggunakan Chromecast pasti sudah tau bagaimana caranya streaming menggunakan devices tersebut. But wait-wait, disini kita ga memberikan tutorial cara menggunakan Google Chromecast 2 tapi tutorial cara menyalakan dan mematikan TV Google Chromecast 2.

Caranya gampang sekali. Ikuti tutorial berikut ini :

  1. Siapkan HP Android (untuk iOS tidak bisa dengan cara ini) dan pastikan Google Chromecast 2 anda sudah terhubung juga sudah ada Google Home (Google Home dapat didownload melalui PlayStore).
  2. Pastikan Google Chromecast 2 sudah terpasang di HDMI Port pada TV anda.
  3. Tekan tombol dan tahan tengah pada Android anda (atau tombol Home Button).
  4. Lalu ucapkan “Turn off my tv” atau dalam bahasa indonesia “matikan tv saya”.
  5. Otomatis Chromecast 2 akan menonaktifkan TV anda. Untuk menyalakan kembali lakukan hal yang sama dengan mengucapkan “Nyalakan TV saya”.

Jika anda sudah mensetting Android anda dengan Ok Google, ikut langkah 4 dan 5.

Viola ! kini menyalakan TV cukup mengucapkan kata saja !