BBM Ilegal Diblokir, Pengguna BBM Ilegal di Android “Gigit Jari”, Pengguna iOS “Goyang Kaki”

Sejak BlackBerry peluncurkan perdana BBM (BlackBerry Messenger) di iOS melalui Appstore, pihak BB pun kaget pengguna Android melebihi dari pengguna iOS. Dan itu sebabnya mengapa BBM di iOS maupun Android ditarik lagi? Sebab awal dari semua ini adalah pengguna Android yang bisa saya nilai “norak” dan tidak sabar mengunggu versi resmi dirilis di PlayStore. Ibarat kata aplikasi belum rilis resmi namun telah bocor di jagat maya, sehingga user Android bisa mengunduh APK (Aplkasi Install Android) secara bebas. Jika saya berandai-andai saya menjadi Lead Developer Team untuk BBM, sayapun tidak terima bila aplikasi saya bebas diunduh kesana-kesini tanpa melalui acuan PlayStore dan dishare ke situs-situs tidak bertanggung jawab.

Harap dimaklum Android itu bisa dikatakan Gadget dengan kelas Medium-High, mungkin bisa dikatan Low-End. Dengan harga 2 juta Rupiah  saja anda bisa mendapatkan Gadget Android dengan sistem 4.2 Jelly Bean. Sistem Jelly Bean adalah merupakan rekomendasi minimum untuk menjalankan aplikasi BBM di Android. Alhasil banyak pengguna Android dibanding iOS, karena iOS itu termasuk devices kelas High. Bayangkan saja untuk memiliki gadget iOS anda harus mengocek 3 – 4 Juta Rupiah, dan itupun bukan barang baru (Brand New) tapi second-hand(used/bekas).

Akibat kesalahan User Android mengunduh aplikasi BBM ilegal, siap-siap akan diblokir dan pengguna iOS pun tidak akan diblokir. Dan sampai saat ini saya pun masih bisa menikmati layanan BBM. Harap bersabarlah jangan terlalu gegabah mengambil file Instalasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

22 September end of BBM iOS Download

Anda termasuk orang yang sangat beruntung bila anda mendownload BBM iOS pada jam 00.01 WIB – 02.00 WIB namun bersilang beberapa jam lenyap di Appstore dikarenakan user Android telah mencapai 1.1 Juta orang, pihak BB pun menarik kembali di Appstore 🙁

Ini merupakan pengalaman “pahit” bagi pengguna iOS yang belum sama sekali mencoba aplikasi BBM. Harap bersabar pengguna iOS kalian pasti akan diberi jalan terang dibanding pengguna Android. Saya rasa Google harus memberikan keamanan lebih canggih agar pengguna Android tidak bisa menginstall bebas APK dan menjadi dampak Worldwide.

Konsekuensinya, pengguna iOS dan Android harap bersabar sampai dirlisnya versi resmi dari BB.

Cara Rooting untuk Android Made in Indonesia

Jaman sekarang kalau punya Android tanpa Rooting rasanya seperti makan sayur Asem tanpa ikan asin, jelas dengan Rooting kita dapat mengoprek Android, memindahkan aplikasi ke SD sampai dengan memindahkan Dalvik ke SD Card yang telah dipartisi.

Apa sih Root itu?
Mengenai isitilah root pasti bagi pengguna Android sudah tidak asing lagi. Untuk yang masih newbie, Root adalah pemberian hak akses Administrator (akses yang tidak terbatas) dalam devices Android. Misalnya anda ingin membackup aplikasi, maka anda perlu Rooting Android anda terlebih dahulu. Jika belum di Root aplikasi anda yang telah didownload dari PlayStore tidak dapat dibackup.

Root memang populer bagi pengguna Android di Indonesia maupun dimancan negara. Lalu ketika anda mempunyai Devices Android Made In Indonesia seperti Cyrus, Nexian dan lain-lainnya. Anda mungkin bingung cara root nya bagaimana? Atau anda Googling dengan keyword “cara rooting bla bla bla” atau “bla bla bla rooting android lokal” dan lain-lainnya hingga Anda kesulitan untuk menemukan proses rooting yang tepat.

Untuk saat ini mungkin anda harus tutup, Google dan melihat instruksi dalam Artikel ini. Cukup mudah tinggal Download UNLOCKROOT ( link nya klik disini ) dan pastikan anda menginstall Android USB Driver versi terbaru bisa didapatkan disini.

ROOT UNIVERSAL

Setelah anda mendapatkan semua bumbu yang disiapkan, pastikan anda mengaktifkan USB DEBUGGING pada Android, caranya dibawah ini :

Android 2.3 (Gingerbread) :

  1. Masuk ke Settings
  2. Cari Application
  3. Cari Development
  4. Centang USB DEBUGGING

Android 4.0.x (Ice Cream Sandwitch atau I Ce eS )

  1. Masuk ke Settings
  2. Cari Development
  3. Aktifkan USB DEBUGGING

Jika anda sudah aktifkan USB Debugging-nya, buka aplikasi UNLOCK ROOT lalu Root. Tunggu UNLOCK ROOT  selesai process nya setelah itu Reboot Android anda.

Tunggu dulu !!! Test Android anda apakah berhasil rooting atau tidak dengan membuka aplikasi SuperUser pada drawer lalu cari Preferences setelah itu pilih UPDATE  SU BINARY. Jika berhasil, SuperUser akan mengkonfirmasi pemberian hak akses.

Selamat Mencoba 🙂

NB :

Jangan hiraukan soal garansi, pada nyatanya rooting tidak merusak system :), terkecuali dalam devices buatan lokal tersebut adan Bootloader -nya dan di LOCK, maka harus dibuka baru deh hilang garansi nya 😀

( Btw, Bootloader itu ditanam pada devices buatan vendor yang SANGAT… SANGAT… populer seperti SONY, SAMSUNG, HTC dan lain-lainya, untuk buatan Lokal ? Mimpi kali ye bisa ada Bootloader, wong kernel nya buatan cina :D)